Jelang Putusan MK, Polisi Berjaga Sejak Malam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa pendukung Prabowo-Hatta nyanyikan yel-yel dukungan pada sidang ketiga senketa pilpres di depan Gedung MK, Jakarta, 11 Agustus 2014. TEMPO/Subekti

    Massa pendukung Prabowo-Hatta nyanyikan yel-yel dukungan pada sidang ketiga senketa pilpres di depan Gedung MK, Jakarta, 11 Agustus 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya sudah berjaga sejak Rabu malam, 20 Agustus 2014, menjelang putusan Mahkamah Konstitusi atas gugatan sengketa hasil pemilihan presiden pada Kamis, 21 Agustus 2014. (Baca: Putusan MK, 100 Ribu Massa Pro-Prabowo Geruduk MK)

    "Jumlah personel yang mengamankan Mahkamah Konstitusi bisa ditanyakan ke Bidang Humas Polda Metro Jaya. Namun petugas sudah berjaga sejak malam," kata petugas Traffic Management Center Polda Metro Jaya, Brigadir Polisi Satu Imam, kepada Tempo, Kamis, 21 Agustus 2014.(Baca: Polri Antisipasi Massa dari Luar Jakarta)

    Penutupan dan pengalihan arus lalu lintas saat massa memenuhi Mahkamah Konstitusi juga telah disiapkan. Imam mengatakan dari arah Sudirman-Thamrin akan disekat dan ditutup di patung kuda Thamrin dan diarahkan ke Budi Kemuliaan. Dari arah Harmoni, arus lalu lintas akan dialihkan ke Juanda.

    Kemudian, arus lalu lintas dari Tugu Tani bakal dialihkan ke Jalan Medan Merdeka Timur.  (Baca: Putusan MK, Kubu Jokowi-JK Jatim Tak Kerahkan Massa)

    Sedangkan pengamanan personel polisi, ujar Imam, bakal berfokus di sekitar Mahkamah Konstitusi saja. Dibanding sidang-sidang sebelumnya, jumlah personel pada hari ini akan lebih banyak. "Saya enggak bisa memastikan, tetapi pasti lebih banyak dari sidang sebelumnya," tuturnya. (Baca: TNI Perbantukan 23 Ribu Personel ke Polri)

    TMC Polda Metro Jaya juga menulis di akun Twitter @TMCPOldaMetro mengenai akses ke Mahkamah Konstitusi. "Saat ini akses jalan yang menuju kantor Mahkamah Konstitusi ditutup kawat berduri, diharapkan untuk mengikuti arahan petugas Polri," demikian isi cuitan dalam akun Twitter TMC. (Baca: 30 Ribu Personel TNI Siap Amankan Putusan MK)

    SUTJI DECILYA


    Terpopuler:

    Prediksi Mantan Hakim MK Soal Gugatan Prabowo

    Bisakah PTUN Menangkan Prabowo-Hatta? 

    Jokowi Ingin Makan Kerupuk, Pengawal Melarang

    ISIS Rilis Video Pemenggalan Wartawan AS

    Begini Perayaan ala Tim Prabowo jika Menang di MK  



     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ekspor Benih Lobster, dari Susi Pudjiastuti hingga Edhy Prabowo

    Kronologi ekspor benih lobster dibuka kembali oleh Edhy Prabowo melalui peraturan menteri yang mencabut larangan yang dibuat Susi Pudjiastuti.