Mahfud Md. Tuding Prabowo Telah Dijerumuskan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Tim Advokat Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengajukan gugatan Pilpres di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, 25 Juni 2014. Mereka menyerahkan empat bundle bukti kecurangan plipres. ANTARA/Reno Esnir

    Tim Advokat Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengajukan gugatan Pilpres di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, 25 Juni 2014. Mereka menyerahkan empat bundle bukti kecurangan plipres. ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, JakartaBekas ketua tim kampanye nasional Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Mahfud Md., menilai ada beberapa orang di tim kampanye yang memanas-manasi Prabowo. Menurut dia, para "pembisik" Prabowo itu berulang kali mengatakan telah terjadi kecurangan yang masif yang dilakukan rivalnya, Joko Widodo-Jusuf Kalla. (Baca: Berkas Gugatan Prabowo ke MK Bolong-bolong)

    Para pembisik, kata Mahfud, juga berulang kali menyatakan Prabowo tak perlu mengejar kemenangan, melainkan menunjukkan terjadinya kecurangan dan meminta keadilan. Mahfud menuding para pembisik itu telah menjerumuskan Prabowo. Data yang dijadikan rujukan, kata Mahfud, hanya berdasarkan omongan. "Padahal selama ini tidak ada datanya," kata Mahfud saat dihubungi Tempo, Ahad, 27 Juli 2014. (Baca: Tim Prabowo Terburu-buru Urus Berkas Sengketa)

    Mahfud juga kecewa terhadap kesolidan partai pendukung Prabowo-Hatta. Menurut dia, koalisi pendukung pasangan nomor urut satu itu tak lagi kompak seusai pemungutan suara 9 Juli 2014. "Koalisi hanya solid di awal," kata Mahfud.

    Bekas Ketua Mahkamah Konstitusi ini menilai tim Prabowo-Hatta tak memiliki data valid untuk menunjukkan kecurangan yang dilakukan kubu lawan. Mahfud pun merasa integritasnya terancam jika harus mengumbar kemenangan berdasarkan data kosong. Akhirnya, "Saya memilih mengembalikan mandat."

    Toh, Mahfud mengaku tetap mengagumi Prabowo. Dia juga tetap ingin menjalin hubungan baik meskipun sudah tak lagi bergabung di tim kampanye. "Sampai sekarang saya masih bersahabat dengan Prabowo."


    DINI PRAMITA

    Terpopuler
    Lima Jebakan buat TKI di Bandara Soekarno-Hatta
    TNI AD Ungkap Identitas Tentara Pemeras TKI
    Syarat Menteri Agama di Kabinet Jokowi-JK
    Menipu, BI Tutup Money Changer di Soekarno-Hatta


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Non Fungible Token, Ini Marketplace NFT yang Populer

    Perkembangan minat terhadap Non Fungible Token (NFT) terus meningkat.