Prabowo Tak Percaya Hasil Hitung Cepat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden (Capres) nomor urut satu Prabowo Subianto, menyapa warga ketika tiba untuk memberikan hak suaranya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 di TPS 02, Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat (9/7). Kedatangan Prabowo beserta rombongan dikawal 2 polisi berkuda saat menuju ke TPS. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Calon Presiden (Capres) nomor urut satu Prabowo Subianto, menyapa warga ketika tiba untuk memberikan hak suaranya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 di TPS 02, Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat (9/7). Kedatangan Prabowo beserta rombongan dikawal 2 polisi berkuda saat menuju ke TPS. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden nomor urut satu, Prabowo Subianto, tidak terlalu percaya terhadap hasil hitung cepat. Menurut dia, hasil hitung cepat tidak selalu akurat. "Kami akan memilah mana yang obyektif dan tidak," ujarnya di Tempat Pemungutan Suara 02 Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 9 Juli 2014.

    Hari ini Prabowo mengikuti pemilu presiden. Ia tiba di TPS 02 Bojong Koneng pada pukul 10.16. Prabowo datang dengan ditemani putranya, Didiet Prasetyo, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, serta Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani. (Baca: Megawati Menangis Jokowi-JK Menang Pemilu Presiden)  

    Prabowo mengatakan dia dan tim pemenangannya akan selalu mengawasi penghitungan suara. "Hasilnya baru bisa diketahui setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) ketok palu," ujarnya setelah memberikan hak suaranya.

    Hingga Rabu, 9 Juli 2014, pukul 15.27 WIB, sejumlah hitung cepat versi lembaga survei, seperti Saiful Mujani Research and Consulting, Litbang Kompas, RRI, dan Lingkaran Survei Indonesia, sudah mengumumkan bahwa pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla unggul dalam pemilihan presiden 2014.

    Adapun juru bicara tim Prabowo-Hatta, Mahfud Md., dalam jumpa pers di Rumah Kertanegara di Jakarta Selatan, mengklaim lembaga survei milik mereka, yakni Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), Lembaga Survei Nasional, Jaringan Suara Indonesia, dan Indonesia Research Center menyatakan Prabowo-Hatta menang. 

    GANGSAR PARIKESIT
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.