Akun @ASEAN Dicurigai Di-Hack untuk Kampanye

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sonyrumors.net

    sonyrumors.net

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pengguna Twitter curiga akun milik Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dibajak untuk keperluan kampanye salah satu calon presiden.

    “Ada indikasi, @ASEAN dibajak untuk kampanye #PRAHARA. TL (timeliene)-nya mencurigakan, ganti password segala,” cuit @ernestprakasa pada Kamis dinihari, 26 Juni 2014. Ernest adalah komedian yang aktif mencuit.

    Akun @ulinyusron juga menyatakan kecurigaan yang sama. “#PRAHARABOCOR kian gila. Akun ini dibajak,” cuit Ulin Ni'am Yusron. Ia menanggapi cuitan @ASEAN, “Visi Perdamaian Prabowo,” sambil memberikan tautan video ceramah Prabowo di YouTube. (Baca: Janggal, Twitter Asean Mencuit Visi-Misi Prabowo)

    Akun @ASEAN menyiarkan cuitan berisi tautan video pemaparan visi perdamaian Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 1. Cuitan soal visi Prabowo menjadi satu-satunya cuitan berbahasa Indonesia yang diunggah oleh administrator @ASEAN. Setelah itu, @ASEAN mencuit dua kali dengan isi serupa: "Twitter Help Center | Changing your email address via @support."

    Pembajakan akun media sosial bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, akun Facebook Tempo Media Group juga pernah disisipi pesan kampanye pasangan Prabowo-Hatta. Lain lagi dengan akun pekerja media Rosianna Silalahi. Sebelumnya, Rosi menggunakan akun @rosianasilalahi, kemudian muncul akun yang mirip, yakni @rosisilaIahi. Celakanya, @rosisilaIahi selalu menjelek-jelekkan salah satu pasangan calon presiden dan memuji calon lainnya. (Baca: Dituduh PKI, Jokowi: Itu Menghina Nasionalismeku)

    SUBKHAN


    Berita Terpopuler:
    Gitaris Queen Nyatakan Lagu Prabowo Tak Berizin
    Berseragam Nazi, Dhani Balik Kecam Pengkritik 
    Anggun Kecam Dhani karena Pakai Seragam Mirip Nazi 
    Glenn Fredly Kecewa Dhani Pakai Baju Mirip Nazi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.