Jokowi Ungguli Prabowo di Semua Kantong Massa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP), Joko Widodo (kiri) dan Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) dalam sesi foto bersama seusai mendeklarasikan diri sebagai Capres dan Cawapres di Gedung Joeang 1945, Jakarta Pusat, Senin (19/5). Jokowi resmi menyatakan Jusuf Kalla sebagai pendampingnya untuk menghadapi Pilpres mendatang. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Calon Presiden Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP), Joko Widodo (kiri) dan Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) dalam sesi foto bersama seusai mendeklarasikan diri sebagai Capres dan Cawapres di Gedung Joeang 1945, Jakarta Pusat, Senin (19/5). Jokowi resmi menyatakan Jusuf Kalla sebagai pendampingnya untuk menghadapi Pilpres mendatang. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil sigi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menunjukkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla unggul di semua kantong massa ketimbang Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Prabowo dan Hatta hanya unggul di kantong suara Muhammadiyah.

    "Jokowi unggul di kalangan petani, buruh, ibu rumah tangga, dan kaum nahdliyin," kata peneliti dari LSI, Ade Mulyana, di kantornya, Jakarta, Jumat, 30 Mei 2014.

    Sigi LSI dilakukan pada 1-9 Mei 2014 lalu dengan melibatkan 2.400 responden. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner dengan sistem acak berjenjang. Ambang batas kesalahan survei sebesar dua persen.

    Ade menuturkan responden yang mengaku sebagai petani dan nelayan sebanyak 20,6  persen, buruh 19,8 persen, dan ibu rumah tangga sebesar 19,2 persen. Sedangkan pemilih yang terafililiasi dengan Nahdlatul Ulama sebesar 37,9 persen dan Muhammadiyah sebanyak 9,8 persen.

    Sebanyak 36,89 persen petani memilih pasangan Jokowi-Jusuf Kalla dan 18,62 persen memilih Prabowo-Hatta. Kaum buruh yang memilih Jokowi sebanyak 35,77 persen dan Prabowo sebesar 23,52 persen. Jokowi juga masih unggul di kalangan ibu rumah tangga yaitu sebanyak 40,04 persen. Sedangkan ibu rumah tangga yang memilih Prabowo hanya 21,42 persen.

    Ade mengatakan Jokowi juga unggul di kalangan nahdliyin. Sebanyak 34,44 persen kaum nahdliyin yang disurvei mengaku memilih Jokowi. Pemilih Prabowo di kalangan ini hanya 25,25 persen. Prabowo hanya unggul di kalangan Muhammadiyah yaitu sebesar 31,57 persen dibandingkan Jokowi yang hanya 27,44 persen.

    Menurut Ade, meskipun Jokowi unggul dari sisi elektabilitas masih ada 41,8 persen pemilih yang belum menentukan pilihan. Menurut dia, jumlah massa mengambang masih cukup besar untuk membalikkan kemenangan. Apalagi, kata dia, Prabowo memiliki keunggulan dari sisi partai politik dan media televisi.

    WAYAN AGUS PURNOMO


    Berita Terpopuler:
    Dengar Prabowo Punya Pacar, Jupe: Masih Ngantuk
    Ini Isi Karung yang Bikin KRL Anjlok di Kemayoran
    Jokowi Dihadiahi Segenggam Lumpur Lapindo
    Keponakan Bicara Soal Pacar Prabowo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.