Bila Ical Pilih Prabowo, Yoris Yakin Golkar Pecah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yoris Raweyai. TEMPO/Imam Sukamto

    Yoris Raweyai. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Yoris Raweyai meyakini suara internal partai Beringin akan pecah bila benar Aburizal Bakrie alias Ical memilih berkoalisi dengan Partai Gerakan Indonesia Raya. Yoris bahkan mengklaim sebagian besar kader Golkar bakal hijrah ke PDI Perjuangan yang memilih Jusuf Kalla sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo.

    Pernyataan Yoris itu dikemukakan menanggapi hasil pertemuan antara Aburizal dan Prabowo Subianto, calon presiden Gerindra, Ahad malam. Sumber dari internal Golkar menyebutkan pertemuan itu menghasilkan keputusan bahwa kedua belah pihak bakal berkoalisi. Keputusan tersebut diambil Golkar setelah pertemuan antara Aburizal dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berakhir buntu.

    Yoris menyatakan belum mendengar keputusan tersebut. Namun dia tak membantah pimpinan Golkar di daerah dan organisasi sayap bakal kecewa. Sebab, pandangan umum pemegang suara dalam Rapat Pimpinan Nasional VI Partai Gokar mengarahkan dukungan pada PDI Perjuangan. "Pandangan umum mengatakan akan berkoalisi dengan partai yang memiliki kemungkinan besar menang," katanya, Senin, 19 Mei 2014.

    Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengatakan belum mengetahui keputusan Aburizal setelah bertemu Prabowo. Ia berjanji akan memberikan keterangan kepada media setelah mengetahui sikap bosnya tersebut. "Saat ini saya belum tahu. Saya mau ketemu dulu dengan beliau, baru memberikan pernyataan," ujarnya.

    TRI SUHARMAN


    Berita lainnya:
    Mau Wapres, Prabowo Todong Aburizal Rp 3 Triliun
    Pembagian Biaya Kampanye, Prabowo 60-Hatta 40
    Cinta Laura Lulus Cum Laude
    Pengurus PDIP Kecewa Mega Memilih JK
    Petinggi Golkar Diam-diam Kunjungi Jokowi Pagi Ini



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.