Senin, 17 Desember 2018

Koalisi, Aburizal Bersedia Jadi Cawapres Prabowo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum yang juga calon presiden Partai Golkar, Aburizal Bakrie berjabat tangan dengan Ketua Dewan Pembina dan calon presiden Partai Gerindra, Prabowo Subianto usai melakukan pertemuan tertutup di kediaman Aburizal Bakrie di Jl. Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/4). Pertemuan tersebut dilakukan untuk menjajaki kemungkinan koalisi antara partai Golkar dan Gerindra pada pilpres mendatang. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Umum yang juga calon presiden Partai Golkar, Aburizal Bakrie berjabat tangan dengan Ketua Dewan Pembina dan calon presiden Partai Gerindra, Prabowo Subianto usai melakukan pertemuan tertutup di kediaman Aburizal Bakrie di Jl. Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/4). Pertemuan tersebut dilakukan untuk menjajaki kemungkinan koalisi antara partai Golkar dan Gerindra pada pilpres mendatang. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golongan Karya, Aburizal Bakrie, mengatakan koalisi dengan Partai Gerindra untuk mengusung calon presiden dan wakil presiden bisa saja terjadi. Menurut Aburizal, meskipun kedua partai sudah memiliki calon presiden, posisi pada pemilihan presiden masih bisa ditawar.

    "Bisa dia (Prabowo Subianto) nomor satu, saya nomor dua. Bisa dibalik-balik," kata Aburizal ketika ditemui di bilangan Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu, 30 April 2014. Menurut Aburizal, bila Prabowo bersedia menjadi calon wakil presiden, kemungkinan besar koalisi terjadi. Namun, sampai saat ini Aburizal masih memikirkan format koalisi partainya dengan Gerindra.

    Aburizal menuturkan, komunikasi dengan Prabowo sudah terjalin bagus sejak lama karena keduanya saling mengenal. Dia merasa nyaman berbicara dengan Ketua Dewan Pembina Gerindra itu dibandingkan dengan tokoh partai lain. (Baca: Ical: Prabowo Adik Saya)

    Walaupun begitu, Aburizal lebih mementingkan koalisi di parlemen. Alasannya, di legislatif periode 2014-2019 dihuni lebih banyak partai. "Akan hadapi sepuluh partai. Sembilan partai saja susah apalagi sepuluh," kata dia.

    Dua hari yang lalu, Prabowo Subianto makan siang di rumah Aburizal Bakrie. Prabowo dan Aburizal sebelumnya sudah ditetapkan sebagai calon presiden oleh partai masing-masing. Namun, mereka belum memastikan akan berkoalisi. (Baca: Prabowo: Kami Serius Bergabung dengan Golkar)

    SUNDARI

    Berita Terpopuler:
    Saat Prabowo Bertemu PPP, Terdengar Suara 'Dor!'
    Roy Suryo Terbukti Hanya Kehilangan Satu Suara
    Kronologi Penangkapan Afriska, Tersangka Kasus JIS
    5 Rayuan Jokowi Vs Prabowo Rebutan Koalisi
    Dua Hari, Inden Yamaha R15 Sudah 1.500 Unit


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".