Syarat PKB Berkoalisi Dengan Jokowi: Cawapres  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Partai Nasdem secara resmi menyatakan dukungannya dan berkoalisi dengan PDI Perjuangan dengan mengusung Jokowi sebagai capres pada Pemilu Presiden 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Partai Nasdem secara resmi menyatakan dukungannya dan berkoalisi dengan PDI Perjuangan dengan mengusung Jokowi sebagai capres pada Pemilu Presiden 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta – Calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo dua pekan belakangan sibuk mengunjungi berbagai petinggi partai untuk penjajakan berkoalisi. Sejauh ini baru Partai Nasdem yang “nyangkut” di hati mantan Wali Kota Solo itu.

    Dalam wawancaranya dengan Tempo pekan lalu, Jokowi blakblakan soal bagaimana penjajakan koalisi tersebut. Kepada media, sebelumnya Jokowi enggan menyebutkan koalisi untuk berbagi jatah kekuasaan. Pada kenyataannya, selama penjajakan ia justru ditodong kursi menteri, bahkan calon wakil presiden.

    Salah satu partai yang terang-terangan meminta jatah kursi cawapres sebagai syarat koalisi adalah Partai Kebangkitan Bangsa. Jokowi mengatakan belum ada titik temu dengan petinggi PKB. Mereka bukan hanya minta kursi menteri, tapi juga mensyaratkan menjadi pendamping Jokowi. “Saya tidak bisa menyebutkan nama yang mereka ajukan,” katanya.

    Itu sebabnya Jokowi memperkirakan pembicaraan dengan PKB akan berlangsung alot. Ia tak mau langsung mengiyakan permintaan itu. Pihaknya akan berkali-kali berbicara dengan partai yang pada pemilu kali ini suaranya melonjak seratus persen itu. “Sampai ada titik temu,” katanya.

    Selain PKB, Jokowi sudah secara resmi berkoalisi dengan Partai Nasdem. Dengan partai yang didirikan Surya Paloh itu, penjajakan koalisi berlangsung lancar. Jokowi mengatakan tidak membicarakan kursi menteri dan cawapres dengan Nasdem. Simak wawancara lengkapnya di edisi majalah Tempo pekan ini dengan judul sampul Wakil Sehidup Semati.

    Tim Tempo

    Topik terhangat:
    Pelecehan Siswa JIS | Kisruh PPP | Jokowi | Prabowo | Pemilu 2014

    Berita terpopuler:
    6 Cerita Mengejutkan di Balik Konflik PPP
    JIS Buat Surat Edaran, Begini Isinya
    Suryadharma Ali Dilengserkan dari Ketua Umum PPP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.