Mahasiswa Nolak, Giliran Alumni ITB Dukung Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kader dan simpatisan berdiri di depan baliho menunggu dimulai kampanye PDI Perjuangan di lapangan Busungliu, Buleleng, Bali (3/4). Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengajak masyarakat memenangkan PDI perjuangan pada pemilu legislatif 2014 dan Jokowi sebagai presiden. ANTARA/Zabur Karuru

    Kader dan simpatisan berdiri di depan baliho menunggu dimulai kampanye PDI Perjuangan di lapangan Busungliu, Buleleng, Bali (3/4). Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengajak masyarakat memenangkan PDI perjuangan pada pemilu legislatif 2014 dan Jokowi sebagai presiden. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Aksi penolakan seratusan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) atas kedatangan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi ke kampus ITB, Kamis, 17 April 2014, ternyata tak diikuti sebagian alumninya. Hari ini sejumlah alumni yang tergabung dalam Komunitas Alumni ITB Pilih Jokowi justru berencana mendeklarasikan dukungan terhadap Jokowi. (Baca: Ini Alasan Mahasiswa ITB Tolak Jokowi Masuk Kampus)

    Deklarasi dukungan terhadap Jokowi rencananya akan digelar pukul 14.00 WIB ini. Deklarasi dilakukan di Restoran Sari Kuring, kawasan SCBD, Jakarta. "Kami mendukung Jokowi untuk menjadi presiden RI 2014-2019 agar terwujud Indonesia baru yang mandiri, berdaulat, dan sejahtera," kata Sekretaris Komunitas, Adamsyah W.H. saat dihubungi, Sabtu, 19 April 2014. (Baca: Jokowi Diusir Mahasiswa ITB dari Kampus)

    Menurut Adamsyah, saat ini sudah banyak alumni yang menyatakan dukungan untuk mantan Wali Kota Solo, Jawa Tengah, itu. Namun, dia belum dapat memastikan jumlah persis dukungan alumni tersebut. Dukungan disampaikan melalui media sosial dan lisan. "Ada banyak cara para alumni menyampaikan dukungan," ujar dia. (Baca: ITB Klaim Netral dalam Proses Demokrasi)  

    Dukungan alumni ITB itu muncul di tengah penolakan mahasiswa ITB terhadap Jokowi saat calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu akan menghadiri kuliah umum tentang pembangunan Jakarta pada Kamis, 16 April 2014. Kehadiran Jokowi ditolak karena alasan politis. Mahasiswa yang berdemo itu menyebut kehadiran Jokowi merusak netralitas kampus.

    IRA GUSLINA SUFA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.