Gerindra Kirim Eks Kopassus Pantau Proses Pemilu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak berlari di depan spanduk bergambar Ketua Umum Prabowo Subianto saat Kampanye Nasional Partai Gerindra di Stadion 10 Nopember, Surabaya (5/4). TEMPO/Fully Syafi

    Seorang anak berlari di depan spanduk bergambar Ketua Umum Prabowo Subianto saat Kampanye Nasional Partai Gerindra di Stadion 10 Nopember, Surabaya (5/4). TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Malang -- Sekitar 66 purnawirawan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat diterjunkan ke Kabupaten Malang untuk ikut memantau dan mengawasi proses penghitungan suara di 33 kecamatan. Mereka juga disebar ke wilayah Kota Malang.

    Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Malang, Ahmad Subhan, mengatakan para pensiunan Kopassus itu dikirim oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra sejak sebelum pemungutan suara pada 9 April 2014 kemarin. Mereka akan berada di Malang sampai penghitungan suara selesai.

    "Mereka dikirim DPP dan disebar ke wilayah kabupaten dan kota (Malang). Kenapa? Berdasarkan banyak informasi dan pengamatan di lapangan, kami mencurigai tingginya potensi kecurangan pemilu di Malang," kata Subhan kepada Tempo, Jumat pagi, 11 April 2014.

    Selain mendampingi saksi-saksi dari Gerindra, para mantan anggota pasukan elite itu memantau langsung lokasi dan pengangkutan kotak-kotak suara. Gerindra menurunkan dua orang purnawirawan Kopassus ke tiap kecamatan.

    Menurut Wakil Bupati Malang itu, perolehan suara Gerindra pada pemilihan umum legislator kali ini cukup lumayan dibanding hasil Pemilu 2009. Kendati gagal mencapai target 20 persen, Subhan optimistis Gerindra menambah jumlah kursi di parlemen dengan perolehan suara berkisar 12,5 sampai 15 persen.

    Pada Pemilu 2009, Gerindra mendapat tiga kursi di DPRD Malang dengan perolehan 45.468 suara atau 4,28 persen dari total 1.063.189 suara sah. Waktu itu total suara tidak sah 129.696 suara sehingga total surat suara sah dan tidak sah berjumlah 1.192.885 lembar.

    ABDI PURMONO

    Berita Terpopuler
    Ruhut: Demokrat Boleh Kalah, Jet RI 1 Tetap Biru
    Punya Pesawat Mirip RI, Presiden Ini Terjungkal
    Menang Pemilu, Berapa Kursi PDIP di DPR?
    Ini Jurus Jokowi Membangun Koalisi untuk Nyapres


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.