Karyawan Kertas Nusantara Ancam Tak Pilih Prabowo  

Reporter

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberi sambutan dalam acara Guru besar emeritus (non-PNS) di Jakarta, (2/4). TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Samarinda - Karyawan PT Kertas Nusantara (sebelumnya bernama PT Kiani Kertas) sepakat tak memilih calon presiden Prabowo Subianto pada pemilihan presiden nanti. Alasannya, ribuan karyawan di perusahaan bubur kertas di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, itu belum menerima gaji selama lima bulan dari November 2013 hingga Maret 2014.

Ketua Serikat Pekerja Perkayuan dan Kehutanan PT Kertas Nusantara, Indra Alam, mengatakan para buruh sempat menyampaikan unek-unek mereka soal tuntutan hak karyawan ini. Bahkan, para buruh, kata dia, telah berencana menggelar aksi di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, seusai pemilihan umum anggota legislatif pada 9 April nanti.

"Kalau masalah karyawan tak diselesaikan, mau tak mau niat itu akan terwujud. Kami tak akan memilih Pak Prabowo," kata Indra Alam, Kamis, 3 April 2014. (Baca juga: 5 Bulan Tak Digaji Karyawan Prabowo Subianto Mogok).

Indra mengatakan PT Kertas Nusantara sangat berkaitan dengan calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto. Menurut dia, karyawan perusahaan Prabowo di Mangkajang, Kabupaten Berau, berjumlah 1.200-an. Itu belum termasuk pekerja alih daya yang berjumlah 200 orang.

Dalam soal rencana aksi, Indra menyatakan tekad karyawan sudah bulat jika hak karyawan belum dipenuhi oleh perusahaan. Mereka memilih melakukan aksi di Jakarta, kata Indra, lantaran demo di daerah terasa sudah cukup. Buktinya, ia menambahkan, hingga kini masalah karyawan belum juga terselesaikan.

"Di Berau sudah cukup kami aksi, kami akan ke Jakarta agar masalah ini segera rampung. Di daerah bisa saja ada yang ditutup-tutupi," katanya.

Tak hanya gaji karyawan, masalah lain yang dirasa merugikan karyawan adalah perkara pembayaran asuransi Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Menurut dia, masalah ini justru sudah lebih dulu ada ketimbang keterlambatan pembayaran gaji. Sampai saat ini, kata dia, karyawan masih belum mendapat asuransi pekerja.

"Kami berharap Pak Prabowo berempati atas nasib karyawannya. Kami sangat perlu untuk bertahan hidup," kata Indra Alam.

FIRMAN HIDAYAT

Berita Terpopuler

Sering Marah-marah, Berapa Tensi Ahok?
Nyaris Separuh Pemilih Inginkan Jokowi Presiden
Keluarga Berlusconi Jual Sahamnya di AC Miilan









Menjelang 7 Tahun, Pakar Sebut Jokowi Dibayangi Janji-janji Politik

18 Oktober 2021

Menjelang 7 Tahun, Pakar Sebut Jokowi Dibayangi Janji-janji Politik

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan ada kompleksitas luar biasa yang dihadapi Presiden Jokowi di periode kedua ini.


Beda Dana Kampanye Jokowi dengan Prabowo di Pemilu 2014 dan 2019

3 Mei 2019

Beda Dana Kampanye Jokowi dengan Prabowo di Pemilu 2014 dan 2019

Dari data laporan ke KPU, dana kampanye yang digunakan Jokowi - Ma'ruf tercatat lebih banyak 2,8 kali lipat dibandingkan Prabowo - Sandiaga.


Rumah Sakit Jiwa Grogol Siap Tampung Caleg Tak Siap Gagal

13 April 2019

Rumah Sakit Jiwa Grogol Siap Tampung Caleg Tak Siap Gagal

Kesiapan merujuk kepada pengalaman sebagian caleg saat pemilu 2014 lalu


PKPI Ditetapkan sebagai Peserta Pemilu 2019 Nomor Urut 20

13 April 2018

PKPI Ditetapkan sebagai Peserta Pemilu 2019 Nomor Urut 20

KPU menetapkan PKPI sebagai peserta Pemilu 2019 setelah ada putusan dari PTUN.


Ditugaskan Prabowo Jadi Jurkam ke Jateng, Ini Janji Sandiaga Uno

5 Maret 2018

Ditugaskan Prabowo Jadi Jurkam ke Jateng, Ini Janji Sandiaga Uno

Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno mengatakan telah mendapat izin Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menjadi juru kampanye di Pilkada tiap hari Minggu.


Fadli Zon Akui Ada Utusan Ajak Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

2 Maret 2018

Fadli Zon Akui Ada Utusan Ajak Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

Fadli Zon mengatakan tawaran agar Prabowo menjadi cawapres Jokowi ditolak karena akan menimbulkan oligarki.


Ketika Prabowo Hati-hati Tanggapi Usulan Jadi Cawapres Jokowi

1 Maret 2018

Ketika Prabowo Hati-hati Tanggapi Usulan Jadi Cawapres Jokowi

Prabowo mengatakan dirinya akan mendengarkan suara partai soal pencalonannya maju dalam pemilihan presiden dan wakil presiden.


Pilkada 2018, Prabowo Bakal Berkampanye untuk Sudrajat-Syaikhu

1 Maret 2018

Pilkada 2018, Prabowo Bakal Berkampanye untuk Sudrajat-Syaikhu

Prabowo mengatakan akan mendatangi kampanye sebanyak mungkin di Pilkada 2018 Jawa Barat.


Soal Deklarasi Prabowo Jadi Capres, Fadli Zon: Masih Lama

27 Februari 2018

Soal Deklarasi Prabowo Jadi Capres, Fadli Zon: Masih Lama

Meski Gerindra sudah bergerilya, Prabowo masih belum menyatakan diri akan maju kembali di pilpres 2019.


Gerindra Masih Cari Tanggal Deklarasi Prabowo sebagai Capres

26 Februari 2018

Gerindra Masih Cari Tanggal Deklarasi Prabowo sebagai Capres

Fadli Zon juga menuturkan pencalonan Prabowo sebagai capres merupakan harga mati bagi Partai Gerindra.